Laman

Senin, 18 Januari 2016

Manajemen Database

            Nah, kali ini kita akan membahas tentang manajemen database. Semoga setelah kalian membaca post ini, pengetahuan tentang database bertambah. Selamat membaca!
            Data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia, barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan, dan sebagainya, yang diwujudkan dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.
Konsep Dasar Data
  • Database, sekumpulan basis data yang tersusun dari beberapa file.
  • File, terdiri dari record-record yang menggambarkan satu kesatuan data yang sejenis.
  • Record, menggambarkan suatu unit data individu yang tertentu. 
  • Field, mempresentasikan suatu atribut dari suatu record yang menunjukkan suatu item dari data misalnya nama.
  • Character, data elementer yang dapat dipahami.
Jenis-jenis File
  • File induk (Master File); didalam aplikasi, file ini merupakan file penting karena berisi record-record yang sangat diperlukan dalam organisasi. File ini akan tetap ada selama sistem berjalan.
  • File transaksi (Transaction File); sering disebut juga dengan input file, yang digunakan untuk merekam data hasil transaksi yang terjadi.
  • File laporan (Report File); disebut juga dengan ouput file, berisi informasi yang akan ditampilkan. Isi dari file ini biasanya diambil dari field di satu atau lebih master file untuk mempersiapkan pembuatan laporan.
  • File sejarah (History File); merupakan file yang berisi data masa lalu yang sudah tidak aktif lagi, tetapi masih disimpan sebagai arsip.
  • File pelindung (Backup File); merupakan salinan dari file-file yang masih aktif didalam database pada suatu saat tertentu, digunakan sebagai pelindung/cadangan bila file database yang aktif mengalami kerusakan.
BASIS DATA
            Basis data adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
Pendekatan dalam Mengelola Data
  • File Oriented Aproach, suatu sistem yang menerjemahkan atau memanajemen data sendiri-sendiri sehingga data tersebut tidak bisa atau sulit untuk di sharing dan di update oleh application program yang lainnya.
  • Database Approach, suatu sistem perangkat lunak untuk memperlihatkan, membuat, memelihara dan memberikan control siapa saja khususnya application program yang dapat mengakses data base tersebut tanpa ada kesulitan untuk memperbaharui dan membagi data.
Jenis-jenis Basis Data
  • Basis Data Operasional, berisi data operasi perusahaan. Basis data ini juga dapat dikatakan subject area database (SADB), basis data transaksi, dan basis data produksi.
  • Basis Data Analitis, menyimpan data yang diperoleh dari operasi yang dipilih dan basis data eksternal. Basis data seperti ini biasanya paling dibutuhkan oleh manajer perusahaan dan end user.
Struktur Basis Data
  • Struktur Hierarkis, struktur ini sering kali dijabarkan dalam bentuk pohon terbalik. Struktur ini dikenal dengan istilah orang tua dan anak.
  • Struktur Jaringan, struktur ini menyerupai struktur hierarkis. Namun ada perbedaan karena struktur jaringan tidak mengenal akar dan setiap anak bisa memiliki lebih dari satu orang tua.
  • Struktur Relasional, struktur ini menggunakan sekumpulan tabel dimensi dua (yang biasa disebut relasi atau tabel) dengan masing-masing tabel tersusun atas sejumlah baris dan kolom.
  • Struktur Multidimensi, kumpulan data yang sangat besar, digunakan untuk menganalisa yang orientasinya kepada pembuatan keputusan. 
  • Struktur Berorientasi pada Objek, struktur ini menerapkan teknik pemograman berorientasi objek. Berbeda dengan struktur lain, struktur ini mengemas data dan fungsi untuk mengaskses data ke dalam bentuk objek.
Metode Akses Data
  • Akses Berangkai (Sequential Access), merupakan metode akses paling sederhana. Informasi pada file diproses secara berurutan, satu record diakses setelah record yang lain. Metode akses ini berdasarkan model tape dari suatu file yang bekerja dengan perangkat sequential- access atau random-access. 
  • Akses Langsung (Direct Access), kemampuan untuk mengakses elemen pada posisi sewenang-wenang secara berurutan dalam waktu yang sama, terlepas dari ukuran urutan.
Sumber :
Kadir, Abdul. 2003. Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi
Fathansyah. 2012. Basis Data Edisi Revisi. Bandung: Informatika
Semoga bermanfaat untuk kalian!

Perangkat Lunak Komputer (Computer Software)

            Setelah minggu lalu kita membahas tentang perangkat keras, kali ini kita akan memperkenalkan berbagai macam perangkat lunak. Setelah membaca post ini, diharapkan kalian dapat menjelaskan berbagai perangkat lunak seperti sistem operasi, dll.
            Komputer tidak akan bermanfaat tanpa keberadaan perangkat lunak. Komputer bekerja atas dasar instruksi. Sekumpulan instruksi diberikan untuk mengendalikan perangkat keras komputer. Sekumpulan instruksi inilah yang disebut program komputer. Nah, begitu pula program komputer yang disebut juga perangkat lunak.
            Pengertian perangkat lunak (software) komputer adalah sekumpulan data elektronik yg disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yg disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yg akan menjalankan suatu perintah. Perangat lunak biasanya dikelompokkan menjadi program aplikasi (application program) dan program sistem (system program).
            Program sistem adalah program yang digunakan untuk mengontrol sumber daya komputer, seperti CPU dan peranti masukan/keluaran. Kedudukan program ini adalah sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer. Maka dari itu, peran program sistem sering kali tidak terlihat secara langsung.
            Program sistem digunakan untuk :
  • Interpreter, yaitu menerjemahkan perintah software aplikasi sehingga dimengerti oleh hardware.
  • Configurasi Hardware, yaitu mengenal pheriperal (peralatan pendukung komputer).
  • Management File, yaitu pengelolaan file (data/program)
            Program aplikasi adalah program yang dibuat oleh pemakai yang ditujukan untuk melakukan suatu tugas khusus juga digunakan untuk mengolah data elektronik.
            Banyak software aplikasi yang ditawarkan dipasaran, namun kita dapat mengelompokkan software aplikasi menurut kegunaannya,
  • Software untuk pengolahan kata (word processing)
  • Software untuk pengolahan angka/data tabel (spreadsheet)
  • Software untuk pengolahan data statistik
  • Software untuk pengolahan database
  • Software untuk menggambar teknik (autocad)
  • Software untuk pengolahan gambar (citra photo)
  • Software bahasa pemograman untuk membuat aplikasi sendiri 

Fungsi perangkat lunak, yaitu :
  • memproses data atau perintah / instruksi hingga mendapat hasil atau menjalankan sebuah perintah perintah.
  • sebagai sarana interaksi yg menghubungkan atau menjembatani pengguna komputer (user) dengan perangkat keras.
  • mengatur dan membuat pekerjaan lebih efisien.
  • mengelola sumber daya komputer
            Sekarang kita akan membahas tentang sistem operasi. Sistem operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara pemakai komputer dan perangkat keras komputer. Tujuan sistem operasi adalah menyediakan lingkungan yang memungkinkan pemakai dapat menjalankan program apapun dengan mudah.
            Sistem operasi mempunyai tiga fungsi utama, yaitu :
  • Manajemen proses mencakup penyiapan, penjadwalan, dan pemantauan proses pada komputer. Proses adalah program yan sedang dijalankan.
  • Manajemen sumber daya berkaitan dengan pengendalian terhadap pemakaian sumber daya dalam sistem komputer yang dilakukan oleh program sistem ataupun program aplikasi yang sedang dijalankan pada komputer.
  • Manajemen data berupa pengendalian terhadap data masukan/keluaran, termasuk dalam hal pengalokasian dalam peranti penyimpanan sekunder ataupun memori utama.
            Sistem operasi yang beredar sangatlah banyak. Sistem operasi mainframe umumnya menggunakan sistem operasi yang disebut MVS (Multiple Virtual System), sedangkan minikomputer seperti VAX (Digital Equipment Corporation) menggunakan sistem operasi VMS (Virtual Memory System) ataupun sistem operasi yang dinamakan Digital Unix. Sistem operasi yang populer untuk PC lebih beragam, antara lain :
  • DOS, sistem operasi yang awalnya dipakai pada IBM PC dan PC yang kompatibel dengan IBM PC (disebut MS-DOS). Dirancang untuk komputer tunggal.
  • Windows 95/Windows 98/Windows Me/Windows XP, sistem operasi dengan antarmuka grafis yang dibuat oleh Microsoft. Memiliki kemampuan multitasking dan dapat digunakan sebagai klien dalam client/server.
  • Windows NT/Windows 2000, sistem operasi dengan antarmuka grafis ini biasa digunakan sebagai server. Mendukung muktitasking dan multiprocessing.
  • OS/2, sistem operasi untuk IBM PC dengan antar-muka grafis. Namun, kurang populer di Indonesia.
  • UNIX, keluarga sistem operasi yang dapat digunakan untuk platform komputer, dari PC hingga mainframe.
  • Linux, sistem operasi semacam UNIX ini sangat populer di lingkungan perguruan tinggi, terutama yang mempunyai jurusan ilmu komputer atau informatika.
Utilitas
            Utilitas adalah program bantu yang bermanfaat untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan sumber daya sistem, misalnya untuk melakukan defragmentasi data pada hardisk. Contohnya adalah ScanDisk, Disk Cleanup, Disk Defragmenter, yang tergolong system tools.
Bahasa Pemograman
            Telah diketahui bahwa program adalah sekumpulan instruksi yang digunakan untuk mengatut perangkat keras komputer agar melaksanakan tindakan tertentu. Pemograman adalah kegiatan yang berkaitan dengan penulisan program.
            Karakteristik bahasa pemograman bergantung pada tujuannya. Sebagai contoh, program yang ditujukan untuk pemrosesan secara batch berbeda dengan program yang ditujukan untuk real-time. Bahasa yang ditujukan untuk aplikasi Web berbeda dengan yang ditujukan pada aplikasi non-Web.
Sumber :
Kadir, Abdul. 2003. Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi
Supriyanto. 2003. Teknologi Informasi dan Komunikasi. Salatiga: Yudhistira
Semoga bermanfaat!

Perangkat Keras Komputer (Hardware)

Hallo readers! (kyk ada yang baca aja wkwk)

            Kali ini post ini akan membahas tentang Perangkat Keras Komputer (Hardware). Menurut kalian apa itu perangkat keras komputer? Perangkat keras komputer merupakan salah satu komponen dalam suatu sistem komputer. Seiring dengan perkembangan teknologi perangkat keras komputer juga mengalami perkembangan. Dalam mesin komputer banyak terdapat komponen perangkat keras, yang berfungsi untuk menjalankan komputer. Lalu apa saja perangkat keras yang terdapat pada sistem komputer?
            Sebelum kita membahas lebih dalam lagi tentang perangkat keras komputer atau yang disebut juga dengan hardware, terlebih dahulu kita harus tau apa itu komputer dan kategori-kategori komputer. Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda untuk orang yang berbeda. Istilah komputer (computer) diambil dari bahasa Latin computare yang berarti menghitung (to compute). Dalam hal ini berarti mesin penghitung elektronik yang cepat dapat menerima informasi input digital, memprosesnya sesuai dengan suatu program yang tersimpan di memorinya dan menghasilkan output informasi.Sistem komputer harus dibentuk agar komputer dapat digunakan untuk mengolah data.
            Setelah membahas tentang pengertian komputer, sekarang kita akan membahas tentang kategori-kategori komputer. Kategorinya adalah sebagai berikut :
Mainframe
Komputer ini merupakan jenis komputer yang digunakan pada perusahaan berskala besar untuk menangani pemrosesan data dengan volume yang sangat besar. Mainframe umumnya digunakan dalam suatu perusahaan atau organisasi yang menangani data seperti sensus, riset penelitian, keperluan militer atau transaksi finansial. Mainframe dapat melayani ratusan pengguna pada waktu yang bersamaan. Komputer mainframe memiliki keunggulan bukan hanya dalam kecepatan pengolahan data, melainkan juga kompabilitas dengan berbagai aplikasi dan juga ketangguhannya.

Midrange
Komputer ini disebut juga minikomputer. Biasanya digunakan sebagai server pada perusahaan-perusahaan berskala menengah. Ada juga yang mengatakan bahwa minicomputer itu adalah bentuk mini dari komputer mainframe yang memililki puluhan unit prosessor. Vendor-vendor yang terkenal yang telah memproduksi jenis komputer ini adalah IBM, DEC, Hewlett Packard, dan Data General.

Mikrokomputer
Mikrokomputer lebih dikenal dengan sebutan PC atau komputer pribadi. Jenis komputer inilah yang sering ditemukan dalam rumah dan perkantoran. Generasi mikrokomputer yang pertama hanya dijual dalam jumlah kecil kepada orang yang mampu membeli(membuat dan merakit sendiri), dan mengoperasikannya. Generasi pertama mikrokomputer mulai bermunculan pada tahun 70-an. Mikrokomputer juga dapat dibedakan menjadi desktop, laptop, notebook, palmtop, dan PDA (Personal Digital Assistant).
Superkomputer 
Superkomputer merupakan jenis komputer yang mempunyai kecepatan paling hebat diantara jenis komputer lain. Superkomputer diperkenalkan pada tahun 1960. Biasanya digunakan untuk menangani aplikasi yang melibatkan perhitungan yang kompleks, misalnya perkiraan cuaca, riset pemanasan global, simulasi kapal terbang dalam terowongan lain, analiskrip, dll. Superkomputer biasanya juga unggul dalam kecepatan dari komputer biasa dengan desain inovatif yang membuat mereka dapat melakukan banyak tugas secara paralel, dan juga detail sipil yang rumit.
            Setelah mengetahui tentang pengertian komputer dan kategori-kategorinya, kita akan membahas tentang hardware. Konfigurasi komputer merupakan komponen-komponen perangkat (devices) penyusun terbentuknya sebuah komputer. Secara garis besar komputer disusun atas perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Hardware merupakan perangkat yang secara fisik ada, dapat dilihat dan dipegang. Sedangkan software adalah perangkat yang sifatnya abstrak yaitu berupa program atau data untuk membangkitkan hardware komputer. Jadi, komputer adalah susunan atas hardware dan software yang saling bekerja sama.
Komponen-komponen hardware dalam sebuah komputer terdiri atas.
  • Input Device (Peralatan Input)
            Input Device adalah peralatan yang dapat digunakan untuk menerima data yang akan diolah kedalam komputer. Prinsip kerja yang dilakukan perangkat input adalah merubah perintah yang dapat dipahami oleh manusia ke bentuk yang dipahami oleh komputer, yaitu dengan kode-kode biner. Perangkat input dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu perangkat input langsung dan perangkat input tidak langsung. Contoh perangkat input langsung adalah keyboard, pointing device, terminal, optical reading device, magnetic reading device, voice and sound input, touch tone input device, multimedia input device, dll.
  • Process Unit  (Peralatan Pemroses)
            Alat pemroses adalah alat dimana instruksi-instruksi program diproses untuk mengolah data yang sudah dimasukkan lewat alat input dan hasilnya akan ditampilkan dialat output. Umumnya alat pemroses disebut juga sebagai CPU. CPU merupakan otak bagi sebuah sistem komputer. Tugas CPU adalah melaksanakan dan mengawal keseluruhan operasi komputer sehingga bisa dikatakan hampir keseluruhan pemikiran dilaksanakan disini, sehingga sering dinamakan sebagai otak komputer.
  • Output Device (Peralatan Output)
            Perangkat output merupakan perangkat yang dipakai untuk menampilkan hasil proses. Perangkat output ini juga merupakan perangkat yang terdiri atas alat-alat yang menerjemahkan perintah yang telah diproses oleh komputer kedalam bentuk yang telah dimengerti manusia. Terdapat dua jenis perangkat output yang utama yaitu bersifat softcopy misalnya monitor, dan hardcopy misalnya printer.
  • Storage Device (Peralatan Penyimpanan)
            Perangkat penyimpanan atau sering disebut memori merupakan perangkat yang digunakan sebagai tempat penampungan atau penyimpanan data atau informasi dalam bentuk informasi binary.Berdasarkan letak memori komputer dibedakan menjadi dua yaitu internal memory dan external memory. Sedangkan berdasarkan kekekalannya penyimpan dibedakan menjadi penyimpanan sementara dan penyimpanan tetap.
Primary Storage
Primary storage terdiri atas : 
RAM (Random Access Memory), yaitu jenis memori yang dapat dibaca dan ditulis. Data dan informasi yang tersimpan di RAM akan hilang jika komputer mati. Ada beberapa RAM yang perlu kita ketahui, antara lain. 
  • DRAM (Dynamic RAM), data dan informasi yang disimpan perlu dilakukan refreshment proses secara terus-menerus.
  • SRAM (Static RAM), data dan informasi tidak perlu dilakukan refreshment. Ini adalah kebalikan dari DRAM.
  • EDORAM (Extended Data Out RAM), menggunakan tipe SIMM (Single In-Line Memory Module), yang memiliki 72pin.
  • SDRAM (Synchronous Dynamic RAM), menggunakan tipe DIMM (Dual In-Line Memory Module), memiliki 168pin sehingga aksesnya lebih cepat dari EDORAM.
ROM (Read Only Storage), merupakan jenis memori yang dapat menyimpan data dan informasi walaupun komputer dimatikan. Ada beberapa jenis ROM, yaitu sebagai berikut.
  • PROM (Programmable ROM), data dan informasi hanya bisa diprogram sekali saja, yang dilakukan pada saat pertama kali menghidupkan komputer.
  • EPROM (Eraseble PROM), data dan informasi bisa dihapus dengan bantuan sinar ultraviolet.
  • EEPROM (Electrically EPROM), data dan informasi yang tersimpan dapat dihapus dan diprogram ulang menggunakan aliran listrik. 
Secondary Storage
Secondary storage terdiri atas :
  1. Magnetic Storage 
  2. Optical Storage 
            Data  yang diterima melalui perangkat input dan dikirim ke memori untuk disimpan dan selanjutnya diproses oleh CPU kemudian disimpan kembali ke memori sebelum ditampilkan atau dikeluarkan melalui perangkat output bisa dilakukan oleh komputer dengan sangat cepat sekali. Kecepatan akses data dalam sebuah operasi komputer dinyatakan dalam satuan seperti Millisecond (ms), Microsecond (ms), Nanosecond (ns), Picosecond (ps). Satuan Picosecond (ps) merupakan satuan waktu yang paling cepat dalam sebuah akses komputer.
Satuan Waktu
Kecepatan
Millisecond (ms)
Ribu operasi per detik (1/1000)
Microsecond (ms)
Juta operasi per detik (1/1000.000)
Nanosecond (ns)
Miliar operasi perdetik (1/1000.000.000)
Picosecond (ps)
Trilliun operasi per detik (1/1000.000.000.000)
            Selain memiliki satuan kecepatan, komputer juga memiliki satuan kapasitas penyimpanan ingatan (memory) yang bisa dinyatakan seperti table 1.2. dibawah. Saat ini penyimpanan luar seperti harddisk telah diproduksi dengan kapasitas memori ratusan GB (GigaByte).
Satuan Memori
Kapasitas
1 byte
8 bit atau satu character
1 KB (Kilobyte)
1024 byte atau 210 byte
1 MB (Megabyte)
1024 KB atau 1.048.576 byte atau 220 byte
1 GB (Gigabyte)
1024 MB atau 230 byte
1 Terabyte (TB)
1024 GB atau  240 byte
Sumber :
Kadir, Abdul. 2003. Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi
Sutarman. 2009. Pengantar Teknologi Informasi. Jakarta: Bumi Aksara
Simarmata, Janner. 2005. Pengenalan Teknologi Komputer dan Informasi. Yogyakarta: Andi
Jogiyanto. 2008. Sistem Teknologi Informasi Edisi III. Yogyakarta: Andi
Supriyanto, Aji. 2005. Pengantar Teknologi Informasi. Semarang: Salemba Infotek
Semoga bermanfaat, ya!

Sistem Informasi

           Sistem Informasi ini mengumpulkan, memproses, menyebarkan, menyimpan, menganalisis informasi untuk tujuan tertentu. Seperti sistem lainnya, sebuah sistem informasi terdiri atas input dan output. Sistem informasi memproses input dan menghasilkan output yang dikirim kepada pengguna atau sistem lainnya. Untuk mempelajari sistem informasi, perlu diketahui mengenai perbadan data, informasi, dan pengetahuan.

            Data adalah fakta dari suatu pernyataan yang berasaan dari keadaan nyata, yang merupakan hasil pengamatan. Informasi adalah sekumpulan data yang diorganisasikan dengan cara tertentu agar berguna/bermanfaat untuk user. Pengetahuan diartikan sebagai informasi yang diproses untuk mengekstrak implikasi kritis dan merefleksikan pengalaman masa lampau yang menyediakan pengetahuan yang terorganisasi dengan nilai yang tinggi.
            Definisi menurut beberapa ahli tentang sistem informasi, yaitu : 
  • Alter (1992), sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.
  • Bodnar dan Flipwood (1993), sistem informasi adalah kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna. 
  • Wilkinson (1992), sistem informasi adalah kerangka kerja yang mengkoordinasikan sumber daya (manusia, komputer) untuk mengubah masukan (input) menjasi keluaran (informasi), guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan.
Komponen-komponen dasar dari sistem informasi antara lain, sebagai berikut:
  • Hardware, mencakup peranti-peranti fisik seperti processor, monitor, keyboard, dan printer yang menerima data dan informasi, memproses data tersebut dan menampilkan data tersebut. 
  • Software, kumpulan program-program komputer yang memungkunkan perangkat keras untuk dapat memproses data. 
  • Database, sekumpulan file yang saling berhubungan dan terorganisasi yang berkaitan dengan penyimpanan data. 
  • Network, sebuah sistem penghubung yang memungkinkan adanya pemakaian bersama sumber diantara komputer-komputer yang berbeda. 
  • People, elemen yang paling penting dalam sistem informasi, yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran sistem informasi.
Aktivitas-aktivitas sistem informasi yaitu :
  • Input data, data mengenai transaksi bisnis dan kegiatan harus disiapkan untuk pemrosesan aktivitas input. End users biasanya memasukkan data langsung ke sistem komputer. Hal inilah yang biasanya meliputi berbagai aktivitas edit. Begitu dimasukkan, data dapat dipindahkan kedalam media yang dibaca oleh mesin sehingga dibutuhkan pemrosesan.
  • Pemrosesan data, data biasanya tergantung pada perhitungan, perbandingan, dan pengklasifikasian. Aktivitas-aktivitas ini mengatur, menganalisis, dan memanipulasi data, hingga mengubahnya ke dalam informasi untuk end users.
  • Output data, informasi dalam berbagai bentuk dikirim ke end users dan disediakan untuk mereka dalam aktivitas output seperti pesan, laporan, formulir, gambar, audio, dll.
Output dan produk informasi menurut kualitas:
  1. Dimensi WaktuTimelines, informasi harus tersedia saat diperlukan.
    Currency, informasi harus up-to-date dan masih baru.
    Frequency, informasi harus tersedia sesering diperlukan.
    Time periods, informasi dapat menyajikan data tentang waktu lampau, sekarang, dan masa yang akan datang. 
  2. Dimensi IsiAccuracy, informasi harus bebas dari kesalahan (akurat).
    Completeness, informasi harus lengkap.
    Relevance, informasi harus spesifik.
    Conciceness, informasi harus berupa pesan singkat, padat, dan jelas.
    Scope, informasi harus memliki ruang lingkup luas dan sempit.
    Performance, informasi harus menyajikan kinerja untuk diukur. 
  3. Dimensi BentukClarity, informasi dapat dengan mudah dipahami.
    Detail, infromasi dapat tersedia dalam bentuk yang lebih rinci.
    Order, informasi dapat diurutkan sesuai keinginan.
    Presentation, informasi dapat dipresentasikan dalam bentuk notas, numerik, dll.
    Media, informasi dapat disediakan dalam bentuk video display, dll. 
  • Storage of Data Resource, aktivitas dimana data dan informasi disimpan secara terorganisir   untuk user dimasa mendatang.
  • Control of System Information, aktivitas untuk mengontrol sistem informasi untuk memperbaiki, merawat, serta menjaga kualitas sistem informasi.
Sumber :
Kadir, Abdul. 2003. Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi
Sutarman. 2009. Pengantar Teknologi Informasi. Jakarta: Bumi Aksara
Simarmata, Janner. 2005. Pengenalan Teknologi Komputer dan Informasi. Yogyakarta: Andi
Semoga bermanfaat!

Sistem

Istilah sistem bukanlah hal yang asing bagi kebanyakan orang. Sering kali sistem mengacu pada komputer seperti IBM PC atau Macintosh, tetapi juga bisa ke arah yang lebih luas seperti sistem tatasurya atau bahkan ke hal-hal yang lebih spesifik seperti sistem respirasi manusia.
Pada dasarnya, sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan. Sebagai gambaran, jika dalam sebuah sistem terdapat elemen yang tidak memberikan manfaat dalam mencapai tujuan yang sama, maka elemen tersebut dapat dipastikan bukanlah bagian dari sistem. Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu :

  • Tujuan
            Setiap sistem memiliki tujuan, entah hanya satu atau mungkin banyak. Tentu saja, antara satu sistem dengan sistem lain berbeda-beda. Begitu pula yang berlaku pada sistem informasi. Setiap sistem informasi memiliki suatu tujuan, tetapi dengan tujuan yang berbeda-beda.
      Secara lebih spesifik, tujuan sistem informasi bergantung pada kegiatan yang ditangani. Namun kecenderungan penggunaan sistem informasi lebih ditujukan pada usaha menuju keunggulan kompetitif, yang artinya mampu bersaing dan mengungguli pesaing.
  • Masukan
            Masukan sistem adalah segalal sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan untuk diproses. Pada sistem informasi, masukan dapat berupa data transaksi, dan data non-transaksi, serta instruksi.
  • Proses
            Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang bermanfaat. Pada sistem informasi, proses dapat berupa sutau tindakan yang bermacam-macam, misalnya meringkas data, melakukan perhitungan, dan mengurutkan data.
  • Keluaran
            Keluaran merupakan hasil pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, dll.
  • Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
            Mekanisme pengendalian diwujudkan dengan menggunakan umpan balik, yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukkan atau proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
  • Batas
            Yang disebut batas sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah luar sistem. Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem.
  • Lingkungan
            Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam rti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri.



Sumber :
Kadir,Abdul. 2003. Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi

Sistem Teknologi dan Informasi

Sistem Informasi

Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memberi sinyal kepada manajemen terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan.
Sistem Informasi menurut para ahli :

  1. Sistem Informasi Menurut John F. Nash
    Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepa.
  2. Sistem Informasi Menurut Henry Lucas
    Sistem Informasi adalah suatu kegiatan dariprosedurprosedur yang diorganisasikan, bilamana dieksekusi akan menyediakan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian di dalam. 
Komponen-komponen Sistem Informasi :
  1. Komponen input
    Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input juga termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen dasar.
  2. Komponen model
    Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran.
  3. Komponen output
    Keluaran dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.
  4. Komponen teknologi
    Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.
  5. Komponen hardware
    Hardware berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem informasi. Komponen hardware berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau sebagai sumber data dan informasi untuk memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.
  6. Komponen software
    Software berfungsi sebagai tempat untuk mengolah, menghitung, dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.
  7. Komponen basis data
    Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di perangkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).
  8. Komponen kontrol
    Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, tenperatur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidakefisienan, sabotase dsb. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi. 

Data
Data adalah sesuatu yang belum memiliki arti bagi penerimanya dan masih membutuhkan adanya suatu pengolahan. Data dapat berwujud suatu kondisi/keadaan, suara, huruf, simbol, gambar, angka, ataupun bahasa lainnya yang dapat digunakan sebagai bahan untuk melihat objek, lingkungan, kejadian ataupun suatu konsep.

Informasi
Informasi adalah hasil pengolahan dari sebuah formasi, model, organisasi ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang mempunyai keterangan tertentu dan dapat digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dengan demikian, data dapat dianggap sebagai objek dan informasi adalah suatu subjek yang bermanfaat bagi penerimanya. Selain itu, informasi dapat dikatakan sebagai pemrosesan atau hasil pengolahan data.

Perbedaan Data dan Informasi 
  • Setiap sistem informasi diawali dengan DATA dan diakhiri dengan INFORMASI
  • Data adalah fakta yang sudah tercatat secara sempurna atau yang akan selesai pencatatannya pada masa datang menyangkut peristiwa-peristiwa tertentu. Fakta-fakta ini kadang-kadang berdiri sendiri, tidak berkaitan satu sama lain dan tak terbatas jumlahnya. Data juga didefinisikan sebagai masukan atau bahan mentah bagi informasi. Dengan kata lain, data adalah kumpulan fakta dan hasil observasi yang sudah dihimpun dari komunitas statistik tertentu dan sudah selesai pemasukannya ke dalam komputer untuk diolah dan dikeluarkan hasilnya. Contoh-contoh data adalah: nama, usia, pekerjaan, tingkat pendidikan, pendapatan rata-rata, dan lain-lain.
  • Informasi adalah hasil pengolahan data atau kumpulan hasil yang sudah didapat dari komputer. Dengan kata lain, informasi adalah kumpulan data yang sudah dihimpun dan diolah dengan metode apa saja sehingga siap-pakai atau bermanfaat bagi resipien atau penggunanya. Dengan demikian, informasi merepresentasikan output dalam sistem informasi dan berpengaruh terhadap pengambilan keputusan yang berlainan.
  • Pengguna informasi memasukkan data ke dalam komputer, mengolah, dan mengurutkannya. Kemudian ia melakukan langkah-langkah tertentu terhadap datanya sehingga dapat menghasilkan informasi yang berharga dan bermanfaat. Setiap kumpulan informasi pun menjadi ilmu pengetahuan. Inilah tugas terakhir informasi. Informasi terbaru ini digunakan untuk memperkuat dan mengoreksi informasi sebelumnya sekaligus untuk melengkapi fakta-fakta atau gagasan baru bagi penerima dan pengguna informasi.
  • Biasanya, sesuatu yang merupakan data dalam bentuk angka, tabel dan grafiks kadang-kadang bisa menjadi informasi dalam bentuk teks, frase, dan gambar-gambar ilustratif. Data bisa berupa teks, angka, gambar atau bentuk apa pun.
 Source :
http://www.kompasiana.com/dimasosd/pengertian-si-sistem-informasi_55291077f17e6126268b48b6
http://oneway-kurniasurbakti.blogspot.co.id/2013/05/perbedaan-data-dan-informasi.html